Foto: Sejumlah kendaraan antre untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di SPBU kawasan Jakarta, Rabu (1/3/2023). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Berdasarkan kajian INDEF pada tahun 2023 mengungkapkan bahwa ketidaktepatan penyaluran untuk Solar subsidi mencapai 96%, sedangkan untuk BBM jenis Pertalite mencapai 78%.
“Kami di Indef di tahun 2023 lalu persentase ketidaktepatan sasaran untuk solar bersubsidi itu 96% sedangkan untuk Pertalite 78%,” kata Abra dalam acara Energy Corner CNBC Indonesia, Kamis (26/9/2024).
Hal tersebut juga diperkuat bahwa penjualan BBM di SPBU Pertamina selama ini didominasi oleh BBM subsidi. Menurut Abra dominasi penjualan BBM bersubsidi oleh Pertamina sendiri memunculkan beberapa masalah penting.
Pertama, yakni beban keuangan bagi Pertamina, terutama terkait dengan kompensasi dari pemerintah. Menurutnya terdapat jeda waktu dalam pemberian kompensasi yang dapat berdampak pada arus kas perusahaan.
Kedua, adalah disparitas harga antara BBM subsidi dan non subsidi, yang memicu peralihan konsumen dari BBM non-subsidi ke subsidi, memperbesar beban finansial pemerintah.
“Karena ada risiko terjadinya migrasi dari konsumen BBM non-subsidi ke BBM subsidi karena masih terus terjadi mekanisme subsidi terbuka,” ujarnya.
Di sisi lain, ia menyadari bahwa sejak 2020 hingga 2021 pemerintah sejatinya telah melakukan kajian untuk menetapkan kriteria masyarakat penerima BBM subsidi.
Bahkan, Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) juga telah menetapkan kriteria-kriteria masyarakat yang berhak menerima BBM subsidi ini. Misalnya seperti petani, nelayan, dan kelompok berpenghasilan 40% terbawah.
“Jadi sebetulnya fakta dan data baik yang dikeluarkan oleh BPS maupun dari Pertamina sendiri sangat jelas menunjukkan ketidaktepatan sasaran penyaluran BBM bersubsidi ini jadi sekarang solusinya adalah bagaimana keberanian dan kemauan dari Presiden Jokowi untuk mengeksekusi (pengetatan),” ujar Abra.
Abra menilai bahwa meskipun data dari BPS dan Pertamina sudah jelas menunjukkan ketidaktepatan penyaluran BBM subsidi, namun pemerintah belum juga bertindak tegas dalam mengubah kebijakan subsidi terbuka menjadi subsidi tertutup.
“Sudah 5 tahun lebih wacana ini dihembuskan oleh pemerintah kenapa masih juga dikatakan jangan terburu-buru, ini yang saya tangkap justru pemerintahan Pak Jokowi sama sekali tidak ingin menanggung beban politik atas kebijakan yang dianggap tidak populis,” kata Abra dalam acara Energy Corner CNBC Indonesia, dikutip Kamis (26/9/2024).
Padahal, menurutnya sebenarnya tidak ada beban politik yang signifikan bagi Jokowi untuk mengeksekusi kebijakan ini, dan justru ini adalah tanggung jawab yang harus diambil di era kepemimpinan mantan Wali Kota Solo tersebut.
“Jadi harusnya ‘cuci piring’ dilakukan di era Presiden Jokowi,” katanya.
Abra juga menyoroti bahwa alokasi subsidi energi selama periode 2015-2024 telah mencapai sekitar Rp 2.930 triliun, tetapi proporsi subsidi energi terhadap total belanja pemerintah pusat sebenarnya terus menyusut.
Pada 2015, subsidi energi mengambil 10,1% dari belanja pemerintah pusat, sementara pada 2024 angkanya turun menjadi 7,6%.
“Jadi kalau pemerintah tidak segera mengambil langkah tegas untuk melakukan perubahan kebijakan subsidi tertutup ini pasti akan menjadi beban bagi APBN ke depan ya di tengah sekarang ini juga kita lihat ada risiko geopolitik global yang akan sangat berpengaruh terhadap volatilitas harga minyak mentah dunia,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, pemerintah sempat berencana untuk memperketat kriteria pengguna BBM subsidi agar lebih tepat sasaran. Semula ini diharapkan bisa berjalan pada 1 September, lalu mundur ke 1 Oktober. Namun terbaru, pemerintah mengisyaratkan bahwa kebijakan kriteria baru pengguna BBM subsidi ini tak akan dijalankan mulai 1 Oktober 2024.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan aturan mengenai siapa saja yang berhak menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite dan Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar Subsidi masih dalam pembahasan.
Oleh sebab itu, menurutnya aturan yang akan termuat di dalam Peraturan Menteri ESDM itu belum akan terbit dalam waktu dekat ini. Hal ini sekaligus mengoreksi pernyataan Bahlil sebelumnya yang sempat menyebut bahwa semula aturan ini akan diberlakukan mulai 1 Oktober 2024.
“Feeling saya belum (Oktober). Feeling saya belum,” kata Bahlil ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (20/9/2024).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun sempat meminta agar anggota kabinetnya tidak mengeluarkan kebijakan yang ekstrem jelang pergantian pemerintahan.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna terakhir pada Jumat (13/09/2024) di IKN, Kalimantan Timur, Presiden Jokowi meminta kepada para Menteri Kabinet Indonesia maju untuk tidak membuat kebijakan-kebijakan yang ekstrem, khususnya yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.
Jokowi meminta untuk menjaga situasi yang kondusif demi stabilitas untuk tetap tumbuh dalam melakukan pembangunan. Hal ini untuk memastikan untuk tidak ada riak-riak gejolak sampai pada pemerintahan berikutnya atau dalam hal ini pemerintahan Presiden RI terpilih Prabowo Subianto.
“Artinya kita harus bisa menjaga daya beli masyarakat, jaga inflasi, jaga pertumbuhan, jaga keamanan, jaga ketertiban, dan jangan membuat kebijakan2 yang ekstrim terutama yang berkaitan dalam hajat orang banyak, yang berpotensi merugikan masyarakat luas, yang berpotensi menimbulkan gejolak,” ungkap Jokowi di Sidang Kabinet Paripurna terakhir di IKN, Jumat (13/9/2024).
Fasilitas tersebut difungsikan untuk memproduksi layar OLED mobil dan peralatan teknologi untuk distribusi di negara di Asia Tenggara.
Pabrik layar OLED Samsung rencananya akan berlokasi di taman industri Yen Phong, provinsi Bac Ninh di sebelah timur Hanoi dan dekat dengan pabrik Samsung Electronics yang sudah ada.
Pemerintah negara tetangga RI itu mengungkap rencana investasi tersebut dalam sebuah pernyataan yang dirilis setelah pertemuan antara Perdana Menteri Pham Minh Chinh dan Choi Joo Ho, Direktur Jenderal grup Samsung di Vietnam.
Pemerintah Bac Ninh dan Samsung Display juga menandatangani nota kesepahaman tentang proyek tersebut pada Minggu (22/9 2024).
Menurut laporan media lokal, pabrik baru ini akan meningkatkan total investasi grup Samsung di Bac Ninh menjadi US$8,3 miliar dari US$6,5 miliar yang ada saat ini.
Samsung tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai investasi baru di Vietnam.
Selama dekade terakhir, Vietnam telah muncul sebagai salah satu pusat produksi paling menarik bagi perusahaan elektronik.
Menurut Choi, Samsung telah mendirikan enam pabrik manufaktur, satu pusat penelitian dan pengembangan, dan satu entitas penjualan di Vietnam, dengan investasi kumulatif sebesar US$22,4 miliar.
Foto: Dirjen PDSPKP KKP Budi Sulistyo dan Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan KKP Ishartini dalam Konferensi Pers di Kantor KKP, Jakarta, Selasa (24/9/2024). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)
Dengan komoditas ekspor yang mendominasi adalah udang, senilai US$ 11,53 juta atau menyumbang 45% dari total ekspor produk perikanan RI ke Rusia. Diikuti oleh rumput laut senilai US$ 5,87 juta atau menyumbang 23,1% dari total ekspor ke Rusia. Kemudian, ekspor hati telur ikan sebesar US$ 5,25 juta atau menyumbang sekitar 20,7% dari total ekspor ke Rusia.
Diikuti oleh rumput laut senilai US$ 5,87 juta atau menyumbang 23,1% dari total ekspor ke Rusia. Kemudian, ekspor hati telur ikan sebesar US$ 5,25 juta atau menyumbang sekitar 20,7% dari total ekspor ke Rusia.
Disebutkan, pangsa pasar produk perikanan Indonesia ke Rusia baru mencapai 1,5%. Angka itu jauh di bawah Chile, yang mampu menguasai pangsa pasar di Rusia sebesar 22,5%
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Budi Sulistyo mengakui, Indonesia masih perlu meningkatkan ekspornya ke Negeri Beruang Merah tersebut.
“Kalau kita lihat dari neraca perdagangan, ekspor produk perikanan Indonesia ke Rusia tahun 2022-2023 kondisinya masih defisit. (Karenanya) kita bersama-sama harus mendorong peningkatan ekspor ke Rusia,” kata Budi dalam Konferensi Pers di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2024).
“Supplier utama Rusia itu Chile dengan pangsa sebesar 22,5%. Sedangkan Indonesia perlu diupayakan untuk meningkatkan ekspor kesana,” ujarnya.
Sementara itu, Budi menyampaikan, kontribusi impor produk perikanan Rusia tahun 2023 ialah sebesar US$ 1,73 miliar atau setara dengan 0,9% dari total impor perikanan dunia. Adapun impor produk perikanan Rusia tahun lalu didominasi dengan komoditas ikan trout, dan salmon dengan proporsi 39,4%, diikuti udang sebesar 20,2% dan rumput laut sebesar 8,6%.
Penyebab Turunnya Ekspor RI ke Rusia
Adapun alasan menurunnya ekspor produk perikanan RI ke Rusia, kata Budi, karena perang yang masih berlangsung, antara Ukraina-Rusia. Akibatnya, ada jalur-jalur pengangkutan barang yang ditutup, sehingga distribusi produk perikanan Indonesia untuk bisa masuk ke Rusia menjadi terkendala.
“Kita bersama-sama mendorong peningkatan ekspor ke Rusia. Pastinya ada tantangan. Situasi di sana kan sedang berkembang ya, adanya peperangan, kemudian jalur pengangkutan juga ada beberapa kendala di sana. Mungkin ini menjadi salah satu penyebab ekspor itu mengalami satu kontraksi ke bawah,” jelasnya.
Untuk itu, KKP berencana meningkatkan kerja sama melalui Nota Kesepahaman (MoU) dengan Rusia di bidang perikanan. “Kami akan fokus pada pengiriman produk-produk yang dibutuhkan pasar Rusia, seperti udang dan tuna, serta memperkuat jaringan distribusi agar bisa bersaing dengan negara lain,” lanjut dia.
Ke depan, KKP juga akan mengirimkan sampel produk perikanan untuk memenuhi permintaan Rusia, terutama di musim dingin yang akan datang. Di mana pada musim dingin, kata Budi, Rusia akan lebih membutuhkan banyak asupan protein untuk menghangatkan suhu tubuhnya.
“Ini jadi kesempatan kita sekarang untuk segera mengirimkan sampel. Kami akan mengirimkan sampel yang diminta, semoga dari sampel ini menjadi satu penguatan, ternyata produk indonesia bisa masuk dan diterima di sana,” ucap Budi.
“Udang pun yang mereka minta adalah ukuran kecil, 1 kg 100 ekor. Itu kebutuhan untuk cocktail. Jadi ini menjadi satu kesempatan kita semua, bahwa yang dikirim itu adalah headless (tanpa kepala), tailless (tanpa ekor), dan beku,” sambungnya.
Dengan strategi yang tepat dan kerja sama yang baik, Budi berharap defisit neraca perdagangan perikanan dapat diatasi, dan produk perikanan Indonesia bisa lebih diterima di pasar Rusia.
Gabungan dari empat bank besar RI, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berhasil mencetak pertumbuhan kredit hingga 14,5%.
Secara keseluruhan, hal tersebut membawa pendapatan bunga bersih meningkat 3,2% secara tahunan (yoy), sehingga laba bersih melonjak 6,3% yoy menjadi Rp104,6 triliun, serta mendukung peningkatan margin keuntungan sebesar 5,38%.
Jika dirinci, Bank BRI mencatatkan laba bersih paling jumbo, mencapai Rp31,41 triliun di sepanjang tujuh bulan pertama tahun ini. Capaian tersebut tumbuh moderat 1,79% yoy.
Melansir laporan keuangan Bank BRI, laba bersih 2024 memang mengalami tekanan dari beban bunga dan biaya provisi yang masih tinggi. Meski begitu, kredit yang disalurkan tetap tumbuh positif, 8,59% yoy menjadi Rp1.203 triliun.
Alhasil, pendapatan dari bunga juga meningkat 14,46% yoy menjadi Rp94,60 triliun, meskipun mendapat tekanan dari beban bunga yang melonjak 47,46% yoy menjadi Rp30,32 triliun
Berikutnya, ada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan capaian laba bersih hingga Juli 2024 sebesar Rp 31,39 triliun hingga Juli 2024. Penyaluran kredit BBCA terpantau tetap kuat, dengan pertumbuhan 14,48% yoy menjadi Rp832,34 triliun.
Pertumbuhan kredit BCA melampaui rata-rata industri perbankan, yang tercatat tumbuh 12,40% pada Juli 2024, menurut data Bank Indonesia (BI). Dari kredit tersebut, BBCA meraih pendapatan bunga sebesar Rp 50,68 triliun selama tujuh bulan pertama tahun ini, meningkat 8,15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 46,86 triliun.
Meski berada di tengah kenaikan suku bunga, BBCA masih mampu mengendalikan beban bunga yang hanya naik 5,35% (yoy) menjadi Rp 6,73 triliun per Juli 2024.
Sementara itu, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) membukukan laba bersih sebesar Rp 29,22 triliun hingga Juli 2024, tumbuh 6,52% (yoy). Laba bersih Bank Mandiri terutama didukung oleh kinerja kredit yang kuat, dengan peningkatan sebesar 23,40% (yoy) menjadi Rp 1.215,87 triliun pada Juli 2024.
Pendapatan bunga dari bisnis kredit mencapai Rp 63,04 triliun, naik 12,91%, meskipun pendapatan bunga bersih hanya tumbuh 4,10% menjadi Rp 43,14 triliun.
Terakhir, untuk PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) meraih laba bersih sebesar Rp 12,51 triliun hingga Juli 2024, meningkat 3,25% (yoy).
Berdasarkan laporan keuangan BNI, laba bersih tersebut didorong oleh pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar Rp 22,17 triliun, meskipun terjadi penurunan sebesar 8,12% pada Juli 2024 akibat beban bunga melonjak 31,42% menjadi Rp14,87 triliun.
Meski begitu, Pendapatan bunga BBNI naik tipis 4,51% menjadi Rp 37,05 triliun akibat penyaluran kredit yang tumbuh positif 11,1% yoy. Selain itu, ditambah pendapatan dari komisi meningkat 3,36%, mencapai Rp 6,01 triliun, dan ada efisiensi dari biaya provisi yang turun 27,42% menjadi Rp 3,85 triliun.
Berikut daftar perolehan laba bersih empat perbankan terbesar di RI per Juli 2023-2024 :
Penelitian itu menggunakan subjek foto hitam putih dengan ekspresi netral dan tidak menggunakan aksesori apapun. Fotonya berjumlah 80 foto pria dan 80 wanita.
Subjek terdiri dari 50% orang kaya dan sisanya merupakan kelas pekerja. Foto tersebut ditunjukkan pada orang lain dan diminta menebak kelas sosialnya.
Lebih dari setengahnya (68%) menjawab dengan benar. Mereka juga tidak menyadari mengapa bisa menebaknya.
“Ketika ditanya bagaimana caranya, mereka tidak tahu. Mereka tidak menyadari bagaimana mereka bisa menebaknya dengan benar,” kata R-Thora Bjorsdottir, peneliti studi tersebut seperti dilansir dari CNBC Make It, dikutip Minggu (7/7/2024).
Kemudian mereka meneliti dengan memperbesar fitur wajah. Banyak jawaban benar hanya dengan melihat mata dan mulut.
Menurut penelitian yang diterbitkan Journal of Personality and Social Psychology itu, orang kaya memiliki wajah yang cenderung bahagia dan tidak cemas. Sebaliknya, orang miskin cenderung dengan wajah yang tertekan.
Foto: University of Stirling Perbedaan Muka Orang Kaya dan Miskin
“Hubungan antara kekayaan dan kelas sosial sudah banyak dibahas dalam penelitian terdahulu. Namun studi ini menemukan bahwa perbedaan kekayaan seseorang bisa tercermin dari wajah setiap orang,” ujarnya.
Penelitian itu mengatakan orang dengan uang yang banyak akan cenderung bahagia. Mereka juga tidak cemas dibandingkan dengan orang yang harus memenuhi kebutuhannya.
Namun salah seorang peneliti lainnya, Nicholas O. Rule menjelaskan adanya konsekuensi negatif saat banyak orang menebak kelas sosial dari wajahnya saja. Misalnya memperlakukan orang dengan wajah kaya.
“Persepsi berbasis wajah tentang kelas sosial mungkin memiliki konsekuensi yang penting… Kita tahu ada yang disebut siklus kemiskinan dan ini berpotensi menjadi salah satu kontributornya,” kata Rule.
Pegadaian sendiri menjual berbagai jenis emas, yaitu emas dan Galeri 24, Antam dan UBS, Ukurannya pun dijual beragam, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Emas Galeri24 harganya Rp1.403.000 per gram. Emas Galeri24 sendiri tersedia lengkap mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Pada perdagangan hari ini emas Antam harga 1 gram tercatat 1.480.000. Emas ini tersedia mulai ukuran/satuan 0,5 gram hingga 1.000 gram.
UBS yang dikeluarkan PT Untung Bersama Sejahtera harganya Rp1.399.000 per gram. Emas UBS sendiri tersedia lengkap mulai ukuran 0,5 gram hingga 500 gram.
Harga emas Pegadaian memiliki potensi untuk terus melambung seiring dengan proyeksi emas dunia yang akan memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa.
Goldman Sachs mengatakan mereka melihat potensi penurunan taktis harga emas jika The Fed hanya memotong 25 basis poin pada hari Rabu, namun mereka menegaskan kembali rekomendasi perdagangan jangka panjang pada emas serta target harga $2.700 per ounce pada awal tahun 2025.
Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang emas yang tidak memberikan hasil.
The Fed membuat kejutan dengan memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis points (bps) menjadi 4,75-5,0% pada Rabu waktu AS atau Kamis dini hari waktu Indonesia.
Pemangkasan sebesar 50 bps lebih besar dibandingkan ekspektasi pasar yang hanya 25 bps. Pemangkasan ini merupakan yang pertama sejak Maret 2020 atau empat tahun lalu saat awal pandemi Covid-19.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membeberkan pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di Indonesia berjalan lamban. Padahal, pihaknya sudah menerbitkan aturan perihal kuota PLTS Atap melalui Keputusan Dirjen Ketenagalistrikan Nomor 279.k/TL.03/DJL.2/2024 tentang Kuota Pengembangan Sistem PLTS Atap PLN Tahun 2024-2028.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi mengatakan, banyak perusahaan PLTS Atap yang sampai saat ini belum membangun sistem PLTS Atap di Indonesia.
Eniya menyebutkan para industri tersebut masih terkendala Engineering, Procurement, Construction (EPC) yang diklaim belum banyak ada di Indonesia.
“Ini ternyata EPC kita tidak banyak. Ini yang jadi problem berikutnya. Orang-orang pada ngejar saya, kuotanya, kuotanya. Sekarang oke, sudah saya approve. Sudah di-approve nih. Ternyata kita wajibkan bangun, karena peraturan kita adalah mewajibkan bangun dalam waktu 6 bulan. Sekarang pada mau molor ini,” beber Eniya saat ditemui di sela acara 10th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2024, di JCC, Kamis (19/9/2024).
Eniya berharap dengan ditentukannya kuota PLTS Atap per wilayah, pembangunan sistem PLTS Atap dalam negeri bisa lebih cepat, sehingga masalah EPC yang belum banyak tersedia di Indonesia akan dikuatkan untuk pertumbuhan industri PLTS Atap di Indonesia.
“Ini baru saya dapatkan informasi kemarin sih. Ya, itu. Makanya EPC industri, EPC kita itu harus dikuatkan. Industri manufakturing kita harus dikuatkan. Ini pertumbuhan industri harus kita dorong nih. Mudah-mudahan ya. Yang sesuai target, dalam waktu 6 bulan ke depan setelah approval ini, pokoknya saya dorong, siapapun yang EPC-nya, tolong segera dibangun,” imbuhnya.
Eniya mencatat dari total kuota PLTS Atap yang ditentukan pemerintah sebesar 901 Mega Watt (MW), sebanyak 70 MW masih belum dibangun sistemnya.
Nah, jika sistem PLTS Atap yang tidak juga dibangun dalam waktu 6 bulan, maka bisa kehilangan izin. Maka dari itu, pihaknya akan menelaah ulang perusahaan yang terus menunda pembangunan sistem PLTS Atap tersebut.
“Kalau enggak, izinnya saya lost kan, tidak approve lagi. PLTS Atap ini loh. Kan yang ngejar banyak. Yang ngejar banyak. Sudah di-approve, eh, bilang EPC-nya ini. Ya sudah, ini saya akan telaah ulang,” tandasnya.
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan Keputusan Dirjen Ketenagalistrikan Nomor 279.k/TL.03/DJL.2/2024 tentang Kuota Pengembangan Sistem PLTS Atap PLN Tahun 2024-2028.
Berikut daftar kuota pengembangan sistem PLTS Atap PLN 2024-2028:
Hal itu terlihat dalam prosesi pemakaman berlangsung singkat dan terburu-buru. Para perempuan tidak berlama-lama dalam melantunkan tangisan duka, melainkan langsung mengiringi para pengusung jenazah menuju lokasi pemakaman.
Seorang anggota Hizbullah yang terlalu bersemangat bahkan tak menunggu prosesi selesai sebelum menarik gambar rekan mereka yang gugur dari altar syahid, tergesa-gesa untuk menyelesaikan tugasnya. Sepuluh menit kemudian, kerumunan bubar, melewati pos pemeriksaan militer sementara yang didirikan di lingkungan Beirut selatan untuk acara itu.
Pemakaman ini-yang sangat berbeda dari upacara biasanya yang berlangsung hingga 90 menit untuk menghormati anggota milisi Syiah yang gugur-merupakan salah satu dari puluhan yang diadakan di seluruh Lebanon pada Kamis (19/9/2024).
Satu demi satu, Hizbullah mengumumkan pemakaman karena jumlah korban tewas akibat ledakan yang kemungkinan besar berasal dari Israel terus meningkat. Ledakan-ledakan ini menghancurkan pager dan alat komunikasi milik para pejuang Hezbollah pada Selasa dan Rabu, menewaskan 42 orang dan melukai hampir 3.500 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.
Mereka yang hadir untuk memberikan penghormatan kepada yang gugur melakukannya dengan hati-hati, masih trauma dengan ledakan yang mengguncang sebuah pemakaman di Beirut sehari sebelumnya.
“Ayah teman saya kehilangan penglihatannya dalam ledakan ini. Kami belum pernah melihat serangan seperti ini sebelumnya, semua orang terkejut,” kata Saeed, seorang instruktur mengemudi berusia 25 tahun, yang berada hanya beberapa meter dari ledakan di sebuah pemakaman di Beirut sehari sebelumnya, dilansir The Guardian.
Satu jam setelah pemakaman, Hassan Nasrallah, pemimpin Hizbullah, berbicara untuk pertama kalinya sejak serangan pager terjadi. Sementara itu, pesawat-pesawat tempur Israel meluncurkan serangan udara di Lebanon selatan, menargetkan apa yang disebut militer Israel sebagai “target-target Hizbullah”.
Nasrallah tampak lelah dan berbicara dengan nada lembut-kontras tajam dengan penampilan terakhirnya pada 25 Agustus, saat ia mengeklaim kemenangan atas serangan drone dan rudal besar-besaran kelompoknya di Israel utara.
“Tidak diragukan lagi bahwa kami telah mengalami pukulan keamanan dan kemanusiaan yang besar, yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah perlawanan di Lebanon,” kata Nasrallah dalam pidatonya.
Namun, ia menegaskan bahwa serangan ini “tidak akan menjatuhkan kami” dan bersumpah untuk terus berjuang hingga gencatan senjata di Gaza tercapai.
Ketika Nasrallah berbicara, suara gemuruh perlahan terdengar semakin keras dari arah selatan sebelum meledak menjadi raungan keras di atas Beirut. Suara itu membuat beberapa warga di distrik Achrafieh di Beirut timur keluar ke balkon dan jalanan, menengadahkan kepala ke langit.
Pesawat tempur Israel melakukan simulasi serangan udara di atas Beirut, melepaskan suar yang menyala di atas ibu kota dan menghasilkan dua ledakan sonik yang mengguncang jendela. Pesawat-pesawat tersebut terbang pada ketinggian terendah di atas kota sejak pertempuran antara Hizbullah dan Israel meletus pada 8 Oktober.
“Saya tidak akan bicara tentang waktu, tempat, atau bentuknya, tapi… balasannya akan datang,” lanjut Nasrallah, tidak terganggu oleh suara pesawat-pesawat yang terbang di atasnya.
Di Rmeish, sebuah kota Kristen di perbatasan Lebanon-Israel yang berjarak sekitar 116 km dari Beirut, suara serangan udara Israel terdengar sangat dekat. Rmeish berada di antara Aita al-Shaab dan Yaroun-dua kota yang paling sering diserang di Lebanon-meskipun kota ini sendiri sebagian besar telah terhindar dari tembakan Israel.
“Ada penembakan di sekitar kami dari segala arah, sangat dahsyat dan menghasilkan banyak asap. Pesawat-pesawat ada di mana-mana,” kata Pastor Najib al-Amil, seorang pendeta setempat, melalui telepon.
Pastor Amil adalah pemimpin komunitas untuk desa-desa Kristen di Lebanon selatan dan telah bekerja untuk menjaga hubungan baik dengan Hizbullah serta memastikan desa-desa Kristen tidak digunakan sebagai pangkalan serangan terhadap Israel.
“Sampai sekarang, [Rmeish] masih aman, tapi kami tidak tahu apa yang akan terjadi. Kami merasa terisolasi, lelah, dan takut,” lanjut sang pastor.
Serangan-serangan di Lebanon dan antisipasi terhadap pembalasan dari Hizbullah telah menjadi bagian dari rutinitas yang familier namun tetap menegangkan di negara itu. Tiga minggu sebelumnya, Nasrallah mengatakan bahwa Lebanon “bisa bernapas lega” setelah pembalasan kelompoknya atas pembunuhan kepala staf militer Hizbullah, Fuad Shukr, di Beirut.
Namun, periode ketenangan itu terbukti singkat ketika serangan hari Selasa kembali membuat Lebanon berada dalam ketidakpastian.
Serangan-serangan ini diiringi oleh pernyataan Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, bahwa perang telah memasuki fase baru. Gambar-gambar tank yang dipindahkan ke Israel utara tersebar luas di media sosial di Lebanon, memicu spekulasi apakah Israel akan melancarkan perang skala penuh.
Meski begitu, para pendukung Hizbullah tetap percaya pada Nasrallah dan siap menghadapi apapun yang mungkin terjadi.
“Kepemimpinan kami bijak dan mereka akan memilih kapan dan bagaimana membalas. Tidak harus sekarang,” kata Saeed, menambahkan bahwa serangan selama seminggu terakhir adalah “sesuatu yang harus dilalui untuk mencapai kemenangan.”
Nilai impor air mineral pada tahun ini terbesar terjadi pada Maret sebesar US$ 312.721, Juni sebesar US$ 169.857, April mencapai US$ 148,540, lalu pada Januari US$ 113.992, Mei US$ 90.916, Agustus US$ 75.626, Juli US$ 44.598, dan terakhir pada Februari yang sebesar US$ 35.030.
Total impor air mineral Indonesia itu berasal dari banyak negara, terbesar dari Fiji senilai US$ 460.578, diikuti Italia US$ 357.441, Korea Selatan US$ 92.069, Japan US$ 43.031, Prancis US$ 20.032, Australia US$ 4.119, Arab Saudi US$ 3.962, Uni Emirat Arab US$ 2.248, dan Amerika Serikat US$ 275.
Sebetulnya, impor air mineral ini telah menjadi sorotan Presiden Joko Widodo sejak Maret 2022 lalu. Jokowi marah bahkan sempat menyampaikan kata bodoh di hadapan jajaran kepala daerah terkait persoalan impor, termasuk impor air itu.
Kejengkelan Jokowi terungkap saat memberikan pengarahan kepada para gubernur, bupati, dan walikota tentang Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia dalam tayangan Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (25/3/2022).
“Malah beli barang-barang impor, mau kita terus-teruskan? Ndak. Ndak bisa. Kalau kita beli barang impor bayangkan kita beri pekerjaan ke negara lain, capital outflow, pekerjaan ada di sana, bukan di sini. Coba kita belokkan semua ke sini. Barang yang dibeli dalam negeri, akan ada investasi, bisa membuka 2 juta lapangan pekerjaan. Kalau ini tidak dilakukan sekali lagi bodoh banget kita ini,” tegasnya.
Jauh sebelum ini terjadi, Prabowo Subianto sempat menyoroti Indonesia yang impor air. Menurutnya aksi tersebut membuktikan Indonesia belum berhasil memenuhi pangan.
“Suatu negara dikatakan bisa berhasil kalau bisa memenuhi pangan untuk rakyatnya, energi untuk rakyatnya, dan air tanpa impor,” ujar Prabowo saat debat calon Presiden pada 2019 lalu.
Apa yang dikatakan Prabowo benar adanya. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2021 Indonesia mengimpor 2.054 ton air. Nilai impornya sebesar US$ 1,55 juta atau setara Rp 22,21 miliar (kurs US$ 1=Rp 14.360).
Sebelum pandemi, nilai impor air telah tumbuh hampir dua lipat dibanding 2013. Pada 2019, impor air Indonesia tembus Rp 51,34 miliar, melesat dari 2013 sebesar US$ 18,53 miliar.